Garut Geger, Jasad Korban Pembunuhan Wowon Cs Masih Utuh

- Rabu, 25 Januari 2023 | 06:22 WIB
Tiga tersangka Wowon Cs, pelaku pembunuhan berantai. Foto Ilustrasi: RISKS.ID
Tiga tersangka Wowon Cs, pelaku pembunuhan berantai. Foto Ilustrasi: RISKS.ID

RISKS - Kota Garut, Jawa Barat geger. Ini menyusul kabar tentang kondisi jasad Siti Fatimah, salah korban pembunuhan berantai oleh Wowon Cs di Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang masih utuh setelah terkubur beberapa lama.

Hal ini diketahui saat petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya membongkar kuburan Siti Fatimah untuk dilakukan otopsi. 

Kepala Subeh Direktorat (Kasubdit) Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga menegaskan, jasad Siti Fatimah dalam keadaan utuh dan terbungkus plastik.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pria yang Mayatnya Ditemukan di Pagedangan

Saat diangkat dari dalam kubur, jenazah terbungkus rapi dan dilapisi plastik karena saat kejadian masih dalam kondisi pandemi COVID-19.  Sehingga saat pemakaman Siti Fatimah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

"Korban meninggal saat ramainya pandemi COVID-19. Jadi masih utuh, kami belum buka di sini, tapi di Rumah Sakit Polri," kata Indrawienny didampingi Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro saat jumpa pers terkait kasus pembunuhan berantai Wowon di Markas Polres Garut, Selasa (24/1).

Makam Siti Fatimah kembali dibongkar kemudian jasadnya dibawa oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Korban Open BO di Bekasi Dibongkar Polisi: Faktanya, Gegara Kurang Bayar

"Hari ini kami melaksanakan ekshumasi atau pembongkaran makam dari korban atas nama Siti Fatimah di daerah Pakenjeng. Ini dilakukan untuk mengecek jenazah, penyebab kematian dan memastikan jenazah itu adalah korban atas nama Siti Fatimah," katanya.

Selain memeriksa kondisi jenazah tenaga kerja wanita (TKW) itu, polisi juga melakukan pengambilan sampel DNA pembanding dari anak kandung dan adik kandung korban.

Halaman:

Editor: Wahyu Sakti Awan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polresta Bandara Soetta Adakan Baksos

Jumat, 9 September 2022 | 20:12 WIB

Harga BBM Naik, Polresta Bandara Soetta Sisir SPBU

Sabtu, 3 September 2022 | 20:33 WIB
X