Unjuk Rasa di KPU RI: SRMI Desak KPU Diaudit dan Buka Data Sipol

- Rabu, 18 Januari 2023 | 17:31 WIB
DPN SRMI saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum  Republik Indonesia (KPU RI). Foto: Ist. (Doni/RISKS.)
DPN SRMI saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). Foto: Ist. (Doni/RISKS.)

RISKS - Dewan Pimpinan Nasional Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (DPN SRMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol No. 29 Menteng Jakarta Pusat. Dalam aksi unjuk rasa itu, SRMI desak KPU diaudit dan buka data Sipol.

Sekretaris Jenderal DPN SRMI, Hermawan mengungkapkan, kedatangan mereka ke Kantor KPU itu membawa tuntutan agar demokrasi di Indonesia segera diselamatkan. Pemilihan umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari demokrasi tidak dijalankan secara transparan, jujur dan adil, Rabu (18/01/2023).

Menurut Hermawan, proses penyelenggaraan pemilu mengalami cukup banyak persoalan. Dari tahapan awal, proses verifikasi partai politik diduga KPU sudah melakukan kecurangan dengan memanipulasi data. 

Baca Juga: Pasca Pergantian Pucuk Pimpinan Polres, Tokoh Islam di Tangerang Selatan Didatangi Polisi

“Beberapa parpol yang data keanggotaannya TMS (tidak memenuhi syarat) di tingkatan kabupaten/kota berubah saat rekapitulasi di tingkatan atas,” kata Hermawan dalam orasinya saat unjuk rasa di depan KPU RI.

Baca Juga: Pengadaan Tanah di Cakung Jaktim Dibidik KPK, Ruang Kerja Anggota DPRD DKI Jakarta Digeledah

Dengan begitu, Hermawan menjelaskan terkait itu. Kata dia, terdapat parpol yang menjadi representasi rakyat biasa kebanyakan justru dijegal lantaran berpotensi mengganggu status quo. KPU yanga seharusnya nonpartisan hanya menjadi alat kekuasaan bagi kepentingan elit tertentu. 

“Dugaan kecurangan oleh KPU itu tentu saja berbahaya bagi perjalanan demokrasi kita ke depan,” imbuhnya. 

Baca Juga: Lowongan Kerja: PT Sari Coffe Indonesia atau Starbucks Indonesia Buka Kesempatan Kerja untuk Lulusan SMA

Kendati demikian, Hermawan juga mendesak agar KPU segera diaudit dan membuka data seluruh partai politik di dalam Sistem Informasi partai Politik (SIPOL) kepada rakyat seluas-luasnya. 

Halaman:

Editor: Doni Marhendro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mohammad Anwar Resmi Pimpin DPD-KAI Banten

Minggu, 29 Januari 2023 | 14:34 WIB

Teka-teki Capres Golkar Terjawab, Ini Sosoknya!

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:29 WIB
X